Senin, 25 November 2013

depresiasi

abdul yasin
10411032
3ib01

PENGERTIAN DEPRESIASI.

Depresiasi atau penyusutan dalam akuntansi adalah alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset selama umur manfaatnya.[1]. Penerapan depresiasi akan memengaruhi laporan keuangan, termasuk penghasilan kena pajak suatu perusahaan.

 

1. metode garis lurus (straight line depreciation)

 

 Aktiva tetap dalam akuntansi adalah aktiva berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif; dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode.

 

Contoh

Pd tanggal 1 Januari 2012 telah dibeli kendaraan senilai 100jt, perusahaan telah menentukan umur ekonomis adalah 5 tahun dengan nilai residu 1jt, hitunglah akumulasi penyusutan kendaraan sampai dengan bulan April 2012.

Jawabannya adalah sebagai berikut :

 

1. Hitung penyusutan per bulan terlebih dahulu

= 100jt – 1jt : (5×12)

= 99jt : 60 bulan

= 1.650.000

 

2. Hitung akumulasi penyusutan dari bulan Januari – April 2012 (4 bulan)

= 1.650.000 x 4

= 6.600.000

 

 

2. metode jumlah angka tahun (sum of year)

Jumlah depresiasi dihitung berdasarkan pada serangkaian angka pecahan yang denominator atau penyebutnya diambil dari jumlah rentetan angka tahun tersebur. Angka tahun yang terbesar digunakan sebagai numerator atau pembilang dari angka pecahan untuk depresiasi tahun pertama.

harga perolehan – nilai sisa x pecahan angka tahun = biaya depresiasi 

 

 

contoh :

Sebuah truk dibeli oleh PT Bromo pada tgl 1 Januari 19x1, harga beli Rp. 12.000.000, biaya perbaikan Rp. 1.000.000 taksiran nilai residu Rp. 1.000.000, taksiran masa manfaat 5 tahun, tentukan depresiasi.

 

 

3. metode unit produksi depresiasi.

Depresiasi dihitung berdasarkan pada unit output atau unit produksinya missal jam, kg

depresiasi = depresiasi perunit x pemakaian

depresiasi = harga perolehan – nilai sisa x pemakaian

umur taksiran (dalam unit) 


 


contoh  Sebuah truk dibeli oleh PT Bromo pada tgl 1 Januari 19x1, harga beli Rp. 12.000.000, biaya perbaikan Rp. 1.000.000 taksiran nilai residu Rp. 1.000.000, taksiran masa manfaat (100.000 km), tentukan depresiasinya missal tahun 19x1 truk dipakai 15.000 km, 19x2 30.000 km, 19x3 20.000 km, 19x4 25.000 km, 19x5 10.000 km

biaya depresiasi persatuan : 13.000.000 – 1.000.000 / 100.000 : 120 

Tahun

Satuan kegiatan

Depresiasi / satuan

Biaya depresiasi

Akumulasi depresiasi

Nilai buku

19x1

19x2

19x3

19x4

19x5

15.000

30.000

20.000

25.000

10.000

120

120

120

120

120

1.800.000

3.600.000

2.400.000

3.000.000

1.200.000

1.800.000

5.400.000

7.800.000

10.800.000

12.000.000

11.200.000

7.600.000

5.200.000

2.200.000

1.000.000

  


DEPLESI

Pengertian dan definisi Deplesi. Deplesi adalah kata lain penyusutan yang terjadi pada sesuatu benda yang bersifat alami dan tidak dapat diperbaharui. Deplesi merupakan salah satu istilah ekonomi geografi yang digunakandalam dunia pertambangan untuk menyatakan penyusutan pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, seperti misalnya bijih besi, hasil tambang, kayu hutan  dan sebagainya.

www.gunadarma.ac.id

Rabu, 13 November 2013

tugas 2 - analisis ekifensi cah flow

abdul yasin
3Ib01
10411032

1.PRESENT WORTH ANALYSIS

Present Worth adalah nilai sejumlah uang pada saat sekarang yang
merupakan ekivalensi dari sejumlah cash flow (aliran kas) tertentu pada
pada periode tertentu dengan tingkat suku bunga (i) tertentu. Proses
perhitungan nilai sekarang seringkali disebut atau discounting cashflow.
Untuk menghitung present worth dari aliran cash tunggal (single
payment) dapat dikalikan dengan Single Payment Present Worth Factor.
Sedangkan untuk menghitung present worth dari aliran kas yang bersifat
anuitas dapat dikalikan dengan Equal Payment Series Present Worth.

KEGUNAAN : Present WORTH Analysis digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Untuk menghitung Pw bisa menggunakan fungsi pw() yang ada dimicrosoft excel. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pw(), yaitu :
Rate, tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.
Nper, jumlah angsuran yang dilakukan.
Pmt, besar angsuran yang dibayarkan.
Fv, nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya.
Type, jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode, jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.

Contoh:
1.      Perusahaan mempertimbangkan penambahan suatu alat pada mesin produksi guna mengurangi biaya pengeluaran, yakni penambahan alat A dan penambahan alat B. Kedua alat tersebut masing-masing $1.000 dan mempunyai umur efektiv 5 tahun dengan tanpa nilai sisa. Pengurangan biaya dengan penambahan Alat A adalah $ 300 per tahun. Pengurangan biaya dengan penambahan alat B $ 400 pada tahun pertaman dan menurun $ 50 setiap tahunnya. Dengan i=7% alat mana yang dipilih?
Jawab:
Harga masing-masing alat A dan B sama, sehingga tidak menjadi pertimbangan. Cashflow masing-masing alat:
PW benefit of A : 300(P/A,7%,5) = 300 (4,100) =$ 1.230
PW benefit of B : 400 (P/A,7%,5)-50(P/G,7%,5) = 400(4,100)-50(7,647) = $ 1.257,65
Alat B menghasilkan benefit yang lebih besar sehingga untuk selama 5 tahun menjadi alternatif yang menguntungkan, bahkan di tahun pertama dan kedua menghasilkan return yang lebih besar dari alat.


2.FUTURE WORTH ANALYSIS

Future Worth atau nilai kelak adalah nilai sejumlah uang pada masa yang
akan datang, yang merupakan konversi sejumlah aliran kas dengan tingkat
suku bunga tertentu. Untuk menghitung future worth dari aliran cash
tunggal (single payment) dapat dikalikan dengan Single Payment
Compounded Ammount Factor. Sedangkan untuk menghitung future worth
dari aliran kas yang bersifat anuitas dapat dikalikan dengan Equal
Payment-series Compound Amount Factor.

KEGUNAAN : digunakan untuk memaksimalkan laba masa depan, informasi ekonomis yang diperoleh dari analisis ini sangat berguna dalam situasi-situasi keputusan investasi modal.

CONTOH :  Sebuah perusahaan sedang mempertimbangkan peralatan baru seharga Rp. 30.000.000. Dengan peralatan baru akan diperoleh penghematan sebesar Rp. 1.000.000 per tahun selama 8 tahun. Pada akhir tahun ke-8, peralatan itu memiliki nilai jual Rp. 40.000.000. Jika tingkat suku bunga 12% per tahun dan digunakan future worth analysis, apakah pembelian peralatan baru tersebut menguntungkan?
Penyelesaian:
FW = 40000000 + 1000000(F/A,12%,8)  – 30000000(F/P,12%,8)
NPV = 40000000 + 1000000(12,29969) – 30000000(2,47596)
NPV = -21.979.110
Oleh karena NPV yang diperoleh < 0 maka pembelian peralatan baru tersebut tidak menguntungkan.


3.ANNUAL WORTH

Annual Worth atau nilai tahunan adalah sejumlah serial cash flow yang nilainya seragam setiap periodenya. Nilai tahunan diperoleh dengan mengkonversikan seluruh aliran kas ke dalam suatu nilai tahunan (anuitas) yang seragam. Menentukan nilai tahunan dari suatu Present Worth dapat dilakukan dengan mengalikan PW tersebut dengan Equal Payment Capital Recovery Factor. Sedangkan untu mengkonversikan nilai tahunan dari Nilai Future dilakukan dengan mengalikan FW dengan Equal Paymentseries Sinking Fund Factor.

KEGUNAAN : digunakan untuk penggantian analisis nilai biaya ataupun investasi

CONTOH : Kalkulasi:
Annual Cost (A)  = Biaya perawatan per tahun + biaya listrik yang digunakan per tahun
                             = Biaya perawatan per tahun + biaya listrik yang dihasilkan per tahun : efisiensi motor
                      = 1.600.000 + (7.000 x 35.808 ) / 0.90
                                                     = 280.106.667,70
                                Present of A       = A (P/A,8%,15)
                                                           = 280.106.667,70 (P/A,8%,15)

                                                           = 2.397.567.053,00